BISNIS HERBALIFE ITU BISNIS YANG PALING SULIT DARI SEKIAN BISNIS YANG PERNAH SAYA JALANI

Selamat Pagiii..... Jika ada yang ngomong bahwa bisnis herbalife itu bisa instan, mudah kaya, menurut saya itu sengaraa...alias impossible......hehehe....dari bermacam-macam bisnis yang saya jalani, jika ngomong tingkat kesulitan sebenere ini bisnis yang sangat sulit...namun yang sulit itu ajaibnya bisa jadi mudah jika kita memang passion nya kesana, alias mencintainya.... Nhaa...masalahnya gimana cara mencintainyaa...? Perhatikan Video dibawah ini, jika belum merasakan *feel-* nya ulangi lagii... ulangi lagii.. berulang-ulang, Video ini berisi banyak hal dan jika Feel nya sudah masuk kedalam diri anda maka anda pasti akan mencintai bisnis ini.... https://youtu.be/RUTBRWHaRmk Video ini diambil dari acara STS Jakarta 13 Januari 2018



MENGAPA ADA ORANG YANG TIDAK SUKA DENGAN PRODUK ATAU BISNIS KITA

Tanya :
Pak Hadi di internet itu ada orang yang menjelek-jelekkan bisnis dan produk kita, bahkan beberapa artikel itu kadang di copas dan dikirim ke customer dan customer mempertanyakan ke kita..? Apa yang harus saya lakukan..?

Jawab :
Terus menerus belajar, membaca dan berpengetahuanlah...itulah kunci jawabannya. Jika anda menguasai keadaan sebenernya semua hal-hal yang anda anggap cerita miring itu sesungguhnya batu pijakan agar anda bener-bener makin memahami produk yang anda jual.

*********************************

Sebagai gambaran saya akan bercerita MASALALU tentang Customer Yang Komplain pada saat kami masih menjadi bandar Selimut Jepang :

Pada suatu hari saya mendapat laporan bahwa Selimut yang saya jual banyak ditemukan di pasar kota M, salah satu kota yang cukup besar, dengan harga yang ternyata jauh lebih murah, padahal kita sudah mengklaim bahwa kita adalah adalah orang yang memiliki akses langsung ke pabrik. 

Saya sebenernya ingin berkata :
"Wah itu tidak mungkin, pasti itu barang murah buatan Cina..."
"Paling-paling itu barang reject dari pabrik yang di kumpulkan orang2 dan dilempar ke pasar"
"Bisa jadi ada toko yang mau cuci gudang dan bangkrut kali..?"

Namun tiba-tiba saya ingat, bahwa saya adalah mantan karyawan di perusahaan Jepang, dan saya tahu bahwa salah satu jurus ampuh mereka kalau ada masalah adalah "Genba-Genchi Genbutsu" (lihat langsung ke lapangan apa yang terjadi) , maka saya berniat untuk menyelesaikan masalah ini dengan mendatangi sumbernya langsung.

Saya mengumpulkan info-info dari berbagai sumber dimana mereka mendapati barang yang sama, dan dimana lagi kemungkinan-kemungkinanya, dan akhirnya pada suatu hari tibalah saya di kota M. Sampai di sana saya hubungi temen-temen yang sebelumnya kenal hanya lewat email dan saya jadikan beliau penunjuk jalan, dan akhirnya hampir semua tempat yang disebutkan menjual barang-barang saya saya datangi bahwa sampai di pojok-pojok pasar tradisionalpun saya samperin karena saya ingin melihat dari sumbernya langsung.
Bukan hanya itu, kota-kota yang terdekat dengan kota M itu saya singgahi juga, dan kalau ada toko-toko yang kira-kira menjual barang seperti yang saya jual saya datangi.

Dan ternyata, perjalanan saya melihat langsung ke sumber terjadinya masalah dan melihat apa yang terjadi sebenernya disana ternyata malah banyak memberikan ilmu-ilmu baru kepada saya... (Jadi komplain-komplain/ klaim-klaim dari customer catat yaaa....)
Misalnya :
  1. Siapa kartel atau raja yang menguasai perdagangan selimut di kota M ini..
  2. Produk-produk selimut buatan mana yang paling laku disana
  3. Bagaimana dia bermain di struktur harga ...
  4. Apa upaya/strategi yang dilakukan agar tidak ada barang sejenis dari kompetitor yang berani masuk ke wilayahnya..dll..
Temuan-temuan  saya di lapangan itu saya buatkan semacam laporan reportase, dan laporan itu saya jadikan bahan untuk lebih meyakinkan dealer-dealer dan reseller-reseller saya bahwa kendala-kendala yang mereka temui di lapangan ternyata tidak beralasan..dan lagi-lagi  masalahnya ternyata bukan di kompetitor namun pada diri pelaku bisnisnya yang kurang ilmu, dan membuatnya jadi kurang percaya diri (konfiden)..hehe..masalah klasik ya...

Dengan jalan yang sederhana ini ternyata saya lebih bisa meyakinkan mereka karena saya memiliki data cukup akurat.

"Pak Hadi, di sini kota ini kok ada Toko D yang jual barang lebih murah..?" pada suatu hari ada yang tanya bertanya spt ini lagi dari kota M.

"Tenang saja....saya tahu di kota anda ada toko A,B,C,D,E...dll yang menjual barang yang sama dengan anda" jawab saya

"Eh kok anda tahu...saya melihat di toko D.." kata reseller kita ..

"Oooo, anda jangan takut karena di toko D itu hanya ada produk SAMPLE SAJA, dan itu sengaja dipasang lama disitu meski barang sudah kotor tetap di pajang, dan harga dibuat jauh lebih murah dari harga pabrik sekalipun, orang yang datang disuruh beli murah-pun tidak mau dan itu adalah strategi yang disengaja agar tidak ada barang spt itu masuk ke kota anda, dengan cara demikian produk dari pabrik lain bisa bermain tanpa saingan di pasar itu...kalau tidak percaya cobalah anda datang dan mintalah barang itu 1 lusin tapi minta yang bagus...pasti dia tidak bisa melayani permintaan anda" Setelah saya terangkan seperti ini reseller saya menerima karena saya bener-bener sudah pernah berdiri disana, akhirnya reseller kami itu tetap pede menjual produk kami dan berhasil...

Oke Cerita diatas itu tentang cerita selimut....sekarang kita cerita tentang herbalife...


****************************************************

Belum lama ini ada sahabat yang kebingungan karena ada customernya yang membawa gadget dan ada artikel miring dan dengan artikel itulah customer dinasehatin seseorang disana agar berhenti program makan herbalife, karena Herbalife berbahaya...!!

Berikut ini contoh artikelnya :
Saya ambil artikel itu dari http://bit.do/SlimDiet



Banyak pemilk Club yang langsung kecut dan kebingungan ketika ditunjukkan sebuah situs website menurut mereka layak dipercaya dan menuliskan artikel yang membuat pemilik Club menjadi kebingungan menjawabnya. 

Apa yang harus anda lakukan...? Tidak  usah panik....baca sekali lagi cerita saya tentang selimut diatas...itu adalah sesuatu yang  biasa di dalam bisnis.

Artikel diatas nampak valid sekalii...sampai banyak menjadi rujukan dokter-dokter yang kurang faham tentang masalah bisnis dan menganggap itu sahih dan benar apalgi di dukung sumber dari artikel itu yang nampaknya adalah tulisan seseorang diluar negeri.....walah makin komlit kan...?

Tertulis di artikel itu sumbernya adalah :
Judul asli: Slimming at all costs: Herbalife(R)-induced liver injury

Penulis: Felix Stickel, dari Institute of Clinical Pharmacology, University of Berne, Murtenstrasse 35, CH-3010 Berne, Switzerland

Publikasi: Journal of Hepatology 47 (2007) 444–446

Artikel itu ditulis di 2017 dari website http://bit.do/SlimDiet

dan orang-orang menganggp itu sebagai Update News...hehehe...makin keren dan komplit khawatirnya kan..?


Teman-teman, itulah bisnis..! Untuk anda yang baru pertama kali nyemplung pasti sudah jumpalitan bingung menjawabnya.....padahal artikel yang diceritakan diatas itu sebenere tulisan tahun 2007 alias artikel 10 tahun yang lalu yang sifatnya hanya dugaan-dugaan saja....dan tidak ada penelitian secara ilmiah, bahkan dewan-dewan pakar Herbalife pada tahun 2011 secara khusus mengkaji masalah ini, dan hasilnya di sampaikan kepada publik dalam jurnal ilmiah yang diterbitkan dewan pakar herbalife yang berisi banyak team dokter, dan tergabung dalam wadah Global Product Science and Safety (GPSS) kita di Home Office Herbalife

Cuplikan dari jawabannya masih aseli dalam bahasa Inggris sbb  (Anda bisa translate melalui Google Traslate) :



No known hepatotoxins have ever been found in our products, nor has there been any conclusive evidence of causality between any of our products or ingredients and liver disease. Herbalife products are developed incorporating scientific research findings and produced to levels of quality and safety in compliance with applicable laws and industry standards. We take product safety very seriously and that is reflected in the way we work closely with opinion leaders, regulators and governments around the world. 


Dan detail tulisan aselinya bisa dilihat di Link berikut ini 

Lha...artikel itu artikel yang tidak benar dan ditulis 10 tahun yang lalu lebih kenapa di Indonesia terus menerus  hampir setiap tahun ditulis ulang-ulang lagi..ulang lagii....seolah-olah itu berita kemarin yang uptidate...??


MENGAPA...??


Itulah bisnis....! Motif apa sebenere si penulisnya Wallahu A'lam  kita tidak tahu...namun bisnis apapun pasti akan ada orang lain yang melakukan hal seperti itu.....tahun 2018, 2019, 2020 pasti akan ada situs yang mengulang tulisan yang sama, dan seolah itu kasus baru, dan update..! welcome to Jungle.....!

TAHUN 2018 MAMAH MAKIN KUAT MENGUASAI PAPAH


Pelan tapi pasti wanita-wanita tanpa berkoar-koar menantang perang ternyata mereka sudah mulai benar-benar menaklukkan dunia...siapa yang mengerti apa keinginan wanita maka dialah yang menguasai pasar

Laki-laki sekarang mulai resah dengan wajahnya yang berjerawat....resak dengan kukunya yang kusam....resah dengan bajunya yang tidak matching.....

itulah bukti bahwa wanita sudah bener-bener mengintervensi sampai pertahanan paling dalam...
dan berita baiknya : jika kita balik...yakni kita bener2 pelajari apa kesukaan wanita...apa kegemaran penakluk dunia itu....maka kita akan melihat peluang bisnis yang besar...

Baru nyadar yaa..wanita mulai menguasai dunia....hehehe...jadi di dunia marketing sekarang ada tambahan 1 komponen lagi melengkapi yang sebelumnya...

#2005 : Business is Story telling
#2010 : Business is Community
#2015 : Business is *Woman*
#2020 : Business is *Woman Lifestyle*

Siapa yang pinter mendongeng, memiliki komunitas, dan dia faham segala hal yang disukai wanita, maka dia yang akan menguasai pasar

Keputusan untuk membeli atau tidak membeli sesuatu, baik itu Rumah, mobil, baju lelaki sampai jam tangan bahkan CD lelaki...90% yang memutuskan ternyata wanita....

acara CD, BM,NCP, HOM, NCIP, REUNI, bahkan Specta dan Extravaganza, pengajian2 tipi, sampai demonstrasiii....yang dominan sekarang wanita

laki-laki yang semangat herbalife, wanitanya enggak kecil kemungkinan sukses...dan ketika di ultimatum "Pilih aku apa herbalife..?" maka laku-laku akan lemes....dan menyerah...

sebaliknya perempuan semangat herbalife, meskipun laki-lakinya direktur sekalipun, dia dengan santai bisa menguntimatum suaminya 

"Papah kapan mulai resign bantu mamah....keluar ASAP...!!" maka buru-buru si papah resign
jadi semua yang saya tulis itu cocok kan...??

Bahkan sekarang si papah aneh-aneh...ikut bersolek...ikut berdandan...ikut2an wangi..ikut2an modis dan bermerk....
rambut ikut di creambath...perawatan kuku mulai dimasuki si papah...

"Mamah boleh enggak papah mancing..? " kata papah...

"kagak boleh harus jaga NC..!" maka gak mungkin si papah mancing....

Tapiii...sebalinya "papah ayuh anterin belanja sepatu ke mall buat acara besok....!" maka si papah meskipun ngedumel dan tidur di parkiranpun dijabanin demi kenyamanan mamah belanja...
tulisan diatas saya tulis di forum presteam....jika anda semua ngeh dengan tulisan diatas, maka anda akan faham kemana angin bisnis akan bertiup....

Jika anda ingin sukses memasukkan shake ke rumah-rumah maka siapkan jurus terhebat untuk bisa meyakinkan si mamah
maka papah, anak-anak sampai kakek nenek dirumah itu akan minum shake

Jika ada customer laki-laki yang begitu semangat minum shake di NC anda, dan esok hari tiba-tiba beliau gak datang, maka datangi dan cari si mamah berikan beliau oleh-oleh....maka esok hari si papah dan seluruh keluarga berombongan ke NC anda

"Mamah" disini bisa berarti ibu nya, anak wanita, pacarnya, neneknya....pokoknya aktor wanita.....

#2005 : Business is Story telling
#2010 : Business is Community
#2015 : Business is *Woman*
#2020 : Business is *Woman Lifestyle*

Semoga anda terinspirasi

www.hadikuntoro.com

Mendongeng dari kaki gunung Dieng

Bagaimana Bisnis Anda di tahun 2018..?

*Bagaimana Bisnis Anda di tahun 2018..?*

Tulisan dibawah ini saya buat 31Des2014 dan sekarangpun masih uptodate

**************************

BAGAIMANA BISNIS DI TAHUN 2015..?
Sore ini dirumah kami heboh, karena kedatangan Mae (Ibu) yang mengajak keponakan-keponakan dari kampung mau berlibur dirumah kami di Wonosobo, dan sore tadi kami terlibat pembicaraaan yang asyik, dan saya pengin sharing kepada sahabat-sahabat di penghujung akhir tahun 2014.
“Menurut mae bagaimana bisnis di tahun 2015..?” Tanya saya
“Hari demi hari tahun demi tahun adalah sesuatu yang akan terus membuatmu menjadi orang yang semakin baik” Jawabnya...
“Aaaamiin....alhamdulillah...Kok Mae bisa bilang seperti itu...?” Tanya saya sambil ketawa
“Kalau kamu sakit dan pergi berobatnya ke dukun ya diagnosanya kamu kesambet setan, atau di guna-guna orang, lain lagi kalau ke dokter”
“Demikian juga soal masa depan, jika kamu tanyanya ke ahli ekonomi yang pinter masa depan barangkali akan sangat suram dan dunia akan makin terasa sempit.....tidak ada yang salah menjawab...pandai-pandailah cari tempat bertanya, kalau jawaban mereka membuat kamu makin cemas berarti kamu bertanya pada orang yang salah...hehehe..iya mbokan (iya kan).?” Kata mae sambil tertawa...

“Tidak usah takut,cemas dan khawatir dengan berita, ramalan dan sejenisnya, apapun kendala yang menghadang seorang pebisnis itu adalah test layaknya kamu mau naik kelas saja, enggak cuma di bisnis, di masalah yang lain seperti keimanan, hati, perasaan semuanya sama..ujian sing arep ndadekna kowe tambah pinter lan dewasa (ujian yang akan menjadikan kamu makin pinter dan dewasa)”

“Sing udan barat tetep gelem dodolan biasane lewih sukses tinimbang wong sing dodolane nunggu nek terang (Yang hujan angin/badai tetap mau berangkat berjualan biasannya akan lebih sukses dibandingkan yang berangkat berjualan menunggu ketika badai reda)”

Saya jadi teringat kata-kata kata kata mutiara “Succesfull life is art of dancing in the storm, not waiting to passed on” ( maksud saya adalah menuliskan bahwa yang Sukses dalam kehidupan adalah seni menari di tengah badai, dan bukan menunggu sampai badai reda...
Semoga Anda terinspirasi dengan tulisan akhir tahun ini, Siapkan tarian terindah untuk 2015..!!

Salam Dahsyat..!!

"LOYAL CUSTOMER & RETENSI CUSTOMER" APA ARTINYA....??

"Pak Hadi mohon dijelaskan dengan bahasa sing gampang  apa arti LOYAL CUSTOMER dan apa arti RETENSI CUSTOMER. Saya enggak begitu mudeng dengan istilah-istilah itu namun karena sering denger terus-terusan saya jadi penasaran pengin tahu. Maklum ya pak saya ibu rumah tangga ming lulusan SD heheh...ojo di guyu ya paak. Alhamdulillah NC (Nutriotion Club) saya ramai dan dan yang Kursus Pola Makan alhamdulillah semakin banyak, makanya saya sering ngrepoti pak Hadi minta palidasi ke paporet (hehehe...beliau maksudnya mau menulis Validasi ke Corporate)"

Pertanyaaan diatas itu menarik, setelah saya menjelaskan dengan bahasa yang gampang dan beliau mudeng, saya berpikir bisa jadi yang belum mudeng-belum budeng dan pusing dengan istilah-istilah seperti ini banyak...hehehe.... itulah makanya pagi ini saya menulis di blog, MENDONGENG dan semoga dongengan ini menjelaskan apa arti LOYAL CUSTOMER, RETENSI CUSTOMER dengan bahasa yang sangat sederhana, agar para pembaca makin paham yaa.....

Beberapa hari yang lalu Mae dan Yati adik saya cerita bulan-bulan seperti ini jualan baju di pasar sepi, siklus tahunan, usai lebaran haji, yakni bulan-bulan dalam kalender jawa Sura, Sapar, Maulud, Ba'da Maulud, Jumadil Awal, Jumadil Akhir. Berarti ada 6 bulan sepi, pedagang-pedagang tidak mengharap banyak untung dari 6 bulan ini.

"Sing biasane rame nggon Mae thok asale Mae duwe langganan wong ndesa-ndesa sing ajeg manggon, nek tuku apa-apa mesthi senenge nenggon Mae kawit miyen jaman embah-embahe, mulane nyong senenge malah rewang-rewang Mae hehehe...(Yang biasanya rame tempatnya Mae karena punya pelanggan orang-orang desa yang belinya selalu ditempatnya Mae turun temurun beli apa saha selalu ditempate Mae, makanya bulan-bulan begini saya lebih lebih seneng bantu-bantu Mae jualan saja) " Kata Yati adik saya, yang sebenere juga punya kios di pasar-pasar sekitar kampungnya.

Saya selalu seneng, tertarik jika mereka ngobrol tentang cerita-cerita seputar jualannya di pasar, dan kesetiaan orang-orang desa dari gunung-gunung untuk tetap berlangganan ke Mae ini selalu menjadi Inspirasi yang luar biasa. Pedagang-pedagang muda atau pendatang-pendatang baru di pasar mungkin heran dengan dagangane Mae, kenapa kok orang-orang desa itu lebih suka beli ke Mae, barang sama, harga sama, pelayanan sama, bahkan mereka kadang-kadang membawa oleh-oleh buat Mae, entah pisang, ketela, atau sayur-sayuran hasil bumi.....

Semua berawal dari jaman dahulu, berawal dari Ayah kami. Bapak lahir sekitar tahun 1910an dan tahun 1940an semasa jaman perang belanda bapak termasuk Target Orang yang dicari, karena meskipun pedagang, bapak kami mungkin dipandang memiliki pengaruh dan berpotensi menggerakkan masa, itulah makanya bapak mengungsi di sebuah kampung di kali gunung Lumbung di daerah Kecamatan Pejawaran. Beberapa tahun mengungsi disana bapak jadi akrab dengan warga desa, selain tetep berdagang,  beliau mengajarkan ilmu bercocok tanam yang baik, mengajarkan cara membuat kolam ikna dan memelihara ikan, bahkan mengajarkan ilmu kombinasi bagaimana memiliki sawah sekaligus dijadikan kolam pemeliharaan ikan.

Dan disitulah antara Bapak dan warga desa terjalin ikatan batin, ikatan batin inilah yang membuat mereka bertahan dari jaman kakek-anak-cucu jika membeli baju asal ditempat kami ada mereka akan membeli ditempat kami. Bapak menikah dengan Mae tahun 69 usia sudah diatas 50an menikah dengan ibu saya waktu itu 16 tahunan. Bapak meninggal tahun 1979 saat saya kelas 1 SD, dan Mae salah satu yang meneruskan usaha Bapak kami, berdagang baju di pasar-pasar.

Bapak namanya Mohammad Amin, makanya Mae di kenal dengan nama Bu Amin. Menjelang saya lulus kuliah 1994 Mae akhirnya menikah lagi, dengan bapak yang sekarang, namun demikian di pasar Mae tetap di kenal dengan nama Bu Amin.

Mungkin mereka berwasiat kakek ke anak, dari anak ke cucu, kalau bisa beli bajunya ke Bu Amin, makanya sampai sekarang Mae masih saja punya Customer-Customer yang Setia yang dalam bahasa bisnis disebutnya CUSTOMER LOYAL.

Customer-customer Loyal itu berberapa orang tetap BERTAHAN dari tahun ke tahun dari kakek sampai cucu, sampai hari ini sudah 50an tahun asal mereka butuh baju misalnya seragam anak sekolah, celana training, jaket, mukena, rok hingga jas dan kebaya Pengantin, mereka terlebih dulu akan cari ditempate Mae, jika tidak ada baru mereka akan cari ditempat lain.

LAMANYA PARA CUSTOMER UNTUK TETAP BERTAHAN untuk membeli ke Mae ini dalam dalam bahasa bisnisnis disebut RETENSI.

Dari gambaran dongengan diatas teman-teman sudah paham apa arti LOYAL CUSTOMER dan RETENSI CUSTOMER yaaa.....

"Retensi Customer/Pelanggan adalah bentuk keterikatan batin, antara customer dengan kita (para penyedia barang/layanan) yang ditandai dengan kesetiaan mereka untuk melakukan pembelian berulang disaat mereka membutuhkan barang yang diinginkan"

Apakah Loyal Customer & Retensi customer selalu terkait dengan harga yang lebih murah...? Ternyata Jawabanya adalah tidak selalu....

Semoga dongengan pagi ini bermanfaat...